Inilah Beberapa Penyebab Mesin Mengalami Overheat

Posted on

Inilah Beberapa Penyebab Mesin Mengalami Overheat – Waspada! Jika mesin mobil kesayangan anda cepat panas. Jangan sampai anda mengabaikan masalah ini, memang masalah ini terlihat sepele namun jika dibiarkan dalam jangka waktu lama akan menyebabkan kecelakaan, mesin mudah mati mendadak, atau paling parah mesin mati tiba-tiba saat mobil dalam kecepatan tinggi.

Advertisement

Namun pada kasus lain, sering kita jumpai mobil mogok saat sedang menempuh perjanalan jauh juga dapat dikarenakan ada permasalahan pada decoil/coil. Mesin yang mati karena coil diakibatkan mesin mengalami peningkatan suhu, tapi ini bisa diatasi dengan menepikan mobil ke pinggir jalan dan tunggu sampai suhu mesin kembali normal dan mesin bisa dihidupkan kembali.

Penyebab Mesin Mengalami Overheat

Advertisement

Sebenarnya, masalah suhu mesin cepat panas seringkali dialami mobil yang sudah uzur atau berumur. Tapi bukan berarti masalah mesin cepat panas tidak bisa menimpa mobil keluaran terbaru mengingat persaingan para penjual mobil baru semakin memanas, banyak terjadi kecurangan seperti mengganti onderdil asli dengan produk KW 2, hal ini ditujukan untuk meraup untung dengan harga yang lebih murah 1 – 3 jutaan per unitnya.

Berdasarkan pengalaman pribadi para pemilik kendaraan terbaru, mereka mengatakan jika kampas rem dan juga cakram yang masih berusia bulanan sudah ngelos atau blong, ternyata setelah diperiksa onderdil yang digunakan adalah KW 3 bukan produk orisinil. Sehingga kita jangan mudah terpedaya oleh harga mobil baru yang lebih murah dari biasanya, teliti dan waspada dalam membeli mobil baru termasuk kunci keselamatan dan kenyaman saat berkendara.

Berikut faktor mesin mobil cepat panas (Overheat) :

  • Gangguan mesin
  • Cairan radiator/coolant
  • Kipas trouble
  • Kualitas oli/oli berkurang
  • Radiator atau selang
  • Thermostat

1. Kualitas Oli dan Oli Cepat Berkurang

Kualitas oli yang baik mampu tahan terhadap suhu panas. Jika oli mobil anda cepat berkurang, mungkin oli yang digunakan kurang berkualitas, pasalnya oli yang tidak berkualitas akan menguap jika terkena suhu panas. Kekurangan oli, tentu akan membuat performa mesin menjadi kasar karena gesekan, gesekan secara terus menerus berakibat pada meningkatnya suhu mesin.

Jika menggunakan oli berkualitas namun oli tetap berkurang, coba periksa apakah sudah terjadi kebocoran pada mesin dan knalpot tidak mengeluarkan asap putih.

2. Cairan Radiator

Pemakaian air sumu / air tahan / air biasa secara berkala pada radiator akan memancing tumbuhnya kerak, karena cairan tersebut mengandung unsur logam. Alangkah lebih baik, gunakan air hasil sulingan AC, air dalam kemasan atau cairan khusus radiator (coolant). Namun bila terbiasa memakai air biasa lalu diganti cairan coolant malah akan membuat kerak rontok dan menyumbat radiator.

Lakukan pergantian sebulan sekali jika anda telah terbiasa memakai air biasa (non coolant), lihat kondisi airnya apa masih jernih atau keruh. Tapi jika terbiasa menggunakan cairan khusus (coolant), anda perlu juga memeriksa apakah carian tersebut berkualias atau tidak, lakukan juga penggantian rutin.

3. Gangguan Mesin

Masih berkaitan dengan kekurangan oli, gangguan pada mesin dan meningkatnya suhu mesin karena oli yang berkurang sehingga menyebabkan gesekan di beberapa komponen dalam mesin. Sebenarnya bukan hanya itu saja, masih banyak gangguan mesin lain yang membuat suhu mesin cepat panas.

4. Thermostat

Thermostat atau yang lebih dikenal indikator alat pengukur suhu dibagian mesin mobil. Alat ini berfungsi untuk memberi informasi tentang suhu atau temperatur mesin secara akurat dan tepat. Anda perlu memeriksa bagian, karena bagian ini sangat penting jika anda ingin mengetahui suhu pada mesin mobil anda.

5. Radiator dan Selang

Pastikan radiator dalam keadaan baik dan tidak bocor, tidak terdapat kerak dan tidak tersumbat. Periksa juga bagian selan yang terhubung langsung ke komponen radiator. Jika radiator bermasalah segera bawa ke bengkel resmi untuk dilakukan perbaikan atau bila perlu diganti dengan yang baru. Kalau radiator dalam kondisi baik, air / coolant sangat jarang habis atau berkurang.

6. Kipas Trouble

Kemudian kipas trouble, dimana komponen ini akan berfungsi secara normal jika switching otomatis di bagian dalam kipas pendingin berfungsi. Jika kipas berputar secara tidak normal, kemungkinan besar switching otomatis bermasalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *